Rabu, 24 Desember 2014

Before and After

Tanggal 8 Desember lalu kami mulai ulangan semester ganjil ,aku berharap bisa melewati hari-hari suram ini dan berlibur menenangkan diri,niatku waktu liburan nanti ingin meningkatkan stamina tubuh . . Ya karena pemaksaan "ini" (fase perubahan sikap) aku jadi lupa sama diriku sendiri seperti gak bisa menyesuaikan saat-saat istirahat,entah kenapa kalo aku tidur siang stamina ku jadi tambah buruk dan jika aku tidak tidur siang aku bakal cepat lelah,aneh . . . Berhubung 8 hari ini ulangan jadi aku mencoba melepas rasa sesak dan konsetrasi pada ulangan,aku gak banyak berharap kalau ini merupakan hal yang serius jadi aku gak berdoa untuk hasil ulangan nanti, aku mencoba untuk berusaha dengan kekuatan ku sendiri dan tidak menyalahkan aturan doa, maksud ku masa aku mau berdoa untuk saat-saat ini sementara hal lainnya aku gak berdoa seperti mensyukuri makanan berharap agar dapat makan besok ? Artinya itu gak adil kalau hanya salah satunya ,itu sama saja seperti parasit datang hanya untuk keperluan diri dan pergi tak membalas. Benar atau salah pasti akan terlihat nantinya kan. . . 

*TONG*  lonceng sekolah ya hari ini ulangan pertama ,aku agak gugupan ,begitulah aku bila ada sesuatu yang penting ,aku gugup luar binasa(n-nya hilangkan) ,tapi ketika aku masih anak TK ,aku gak merasa gugup. #ya iyalah masih gak sadar# Jujur aku ini orangnya sangat gugupan ,jika situasinya tambah parah, muka ku jadi pucat dan mata mulai berkunang-kunang ,parah bangetkan. . . mirip gejala anemia,hah yasudah ganti topik, ulangan berlangsung singkat hari ini ,tapi ada yang aneh , ada perubahan sedikit, contohnya aku gak merasa gugup saat "nyontek" tadi ,#jadi itu yang namanya usaha sendiri jrenggg!!!# dan juga memainkan handphone untuk menemukan jawaban ,tapi gak dapat. . . #benar-benar usaha sendiri jrenggg!!# memang ada perubahan sedikit tapi gak mesti disaat menyontek,hah~ 

Me:conibiu?Apa itu ? (Fri)end:animelah ,pokoknya asik. . Setelah aku dapat anime baru dan juga ini adalah saat-saat istirahatku melepas semua dendam, akhirnya aku terbawa suasana jalan cerita anime chuunibiyu ,walau hanya punya season duanya saja tapi benar-benar asik , sampai-sampai aku tertular sindrom kelas 2 SMP ,kalau diingat-ingat dulu aku juga masih kekanak-kanakan ,sungai menjadi arena kami untuk melakukan permainan ini,(sindrom buatan ku sendiri), awalnya hanya aku saja yang bisa melakukannya tapi lama-kelamaan teman-temanku ikutan juga(yang terpilih sisanya punya sikap dewasa) ya sangat mengasyikkan,terkadang kami mainnya sampai adzan magrib baru pulang,biasanya kalo udah kelamaan penglihatan kami jadi aneh seperti melihat halo matahari di tiap lampu yang terang dan sedikit seperti ada kabut,yah memang tak terkira asiknya ,but~ aku mulai memundurkan diri dari sindrom itu karena aku diejek sama guru dekat rumahku dan teman-teman dikelas pada tau semua,jadinya aku mulai melupakan kenangan tersebut dan berhenti menjadi anak kecil, merubah adalah salah satu jalan terbaik untuk melupakannya. Jujur ketika aku mengingatnya aku jadi malu ,i think its aib ,kalo diingat-ingat masalalu ku itu aneh banget, yang namanya masih anak kecil pasti maunya main terus ,bahkan sampe kulit ku hitam ,dikit hehe . . Bedanya, aku yang dulu itu ceria banget ,rasanya tiap hari itu memiliki warna tersendiri,karna begitu bahagianya aku jadi lupa apa yang sering orang sindir ke aku,haha aku seperti meremehkan masalah,kebanyakan sindiran orang-orang ke aku itu bisa dilupakan dalam sekejap,tapi ada juga yang gak bisa dilupakan,rasanya sindiran itu nancep didada,ouch! ... Aku yang sekarang ini lebih kurang ceria karna memikirkan sebuah masalah tapi setelah menyelesaikan masalah aku mulai berpengelaman dalam suatu hal,dan aku yang dulu itu lebih ceria karna dapat bersenang-senang , mengabaikan masalah tapi ketika masalah besar datang, aku menjadi ciut menghadapinya. . . ,kedua hal tersebut membuat sebuah pernyataan dari ku sebelumnya,ketika kedua moment itu dikombinasikan, before and after aku tetap menghindari masalah dengan menyelesaikannya bukan menahannya, maksudnya jika aku tidak bisa bertahan dihadapan masalah,aku dapat menghindarinya dan menyelesaikannya ketika aku tenang ,aku mencoba berpikir yang salah dan yang benar, mengambil hikmahnya untuk menenangkan,classic strategy but its useful,, aku tau ,aku ini orangnya sulit ditebak hehe ,ya aku ini orangnya pemalu gak suka jalan-jalan,gak suka foto-fotoan makanya aku ini gak terkenal hehe. . .
Dan juga gak suka yang terlalu berlebihan hehe. . . #kalo tipe cewe yang disuka?# ,eto. . .Emm Cewe yang suka bikin aku senang, agak blak-blakan yang membuatku tertawa,penampilan yang sederhana,gak suka eksis berlebihan hidup seperti shingeki no kyojin, hohoho. . . . #memang blak-blakan# ganti ganti . . . Terus ,ketika pengawas melihat aku, pengawas tersebut nyindir aku,katanya murid yang pake jaket itu gak baik, sakit enggak, penampilan seperti anak jalanan, tapi yang lebih jauh pentingnya dipikirkan aku malah terpancing oleh amarah,mungkin kebanyakan dendam,,lepas enggak nih jaket kata ku dalam hati ,pemandangan mulai gak enak karna teman-temanku melirikku dan aku mulai malu,aku mulai pucat ,. . . .hem~ ,tapi aku perlihatkan sejauh mana aku sudah berlatih ,aku gak lepas jaketku, dan fokus pada lembar soal,artinya aku lari dari masalah hihi. . . selesai . . .,ya karna pengawas tersebut gak nyuruh aku untuk melepas jaket,hehe. . . ya sepertinya aku membangkang kode-kode pengawas untuk menyuruhku melepas jaket,apa penampilan luar itu mencerminkan sikap pribadinya,gak salahkan aku pake jaket ,gak ada yang terganggu juga,kalo merasa panas ngeliatnya jangan diliat,jangan dihiraukan,kalo aku menyimpan sesuatu kenapa gak diperiksa, apa setiap seseorang yang salah berbuat harus dimarahi ,dimarahi untuk menjadi seperti yang diinginkannya sementara nya tidak merasa kalau dia sama saja seperti seseorang,aku pernah liat yang seperti ini yaitu aku sendiri ,jujur aku agak geli liat orang yang mencoba menerangkan pengertian cinta ,jodoh,ngarep ketemu jodoh sama Tuhan, ya gitulah tapi aku gak mencoba menjelaskannya karna aku menghargai usaha yang diperbuatnya walaupun agak aneh dipikiranku, karna memarahi dan membuatnya berubah bukan sebuah jalan yang jelas untuk tertuntun didunia logika dan imajinasi,yang bisa membuatnya berubah adalah dirinya sendiri dan kehendak Tuhan,ya aku juga pernah menjelaskan pengertian cinta,jodoh dan apalah ,namun aku sadar hal itu membuatku sedikit agak aneh. . . . . mungkin ada ilmu. . . .Hem~ . . . .
Bisakah kalian menggabungkan antara logika dan imajinasi,antara molekul dengan geteran suara seseorang yang sedang mengaji menjadikan oranglain khilaf berbuat maksiat,. . . . . .Logika dan imajinasiku banyak membantuku menjawab beberap pertanyaan seperti obesesiku tentang UFO dan mitos dunia yang 1 tahun lalu sudah ku jawab,kenyataannya memang aneh bahkan sangat aneh karna cuman beberapa tahun gue menemukan pertanyaan itu,tapi jawabannya dapat hanya pada waktu singkat,sekarang aku gak heran lagi kalo mitos-mitos itu mulai lenyap,alien itu gak menampakan diri dll ,aku juga banyak mendapatkan beberapa ilmu dari pengalaman itu,rupanya obsesiku menguntungkan juga, yah~ dunia memang indah seperti biasannya,gak heran kalau orang banyak terpeleset melihatnya ,akhir dari post ini ialah 1 jawaban akan mendasari semua pertanyaan, 1 ilmu akan terus berkembangan membuahkan hasil,dan 1 pengalaman akan mendatangkan beribu macam pengalaman. Emang ia?No body know . . . .

Next episode Keraguan arti Cinta

Sabtu, 06 Desember 2014

Maaf aku berbeda

Seiring berjalannya waktu aku mulai merubah sikap dan prinsipku .Aku mulai menunjukkan perbedaan yang mencolok dari segi pemikiraan ku.. yang jika dikombinasikan dengan hal lain akan membuat sesuatu yang baru,sesuatu yang berbeda tentunya. Sebagian teman-temanku sudah ada yang menyadari bahwa aku berubah terlalu jauh,dan ada juga yang menganggap masih belum jauh. Aku tau temanku yang menganggap aku berubah terlalu jauh kini ,yaitu Nisa. Padahal aku dan Nisa itu teman yang baik bahkan lebih bagiku, dia juga yang sering mengasih informasi penting untukku, dan juga bila ada tugas atau ulangan, kami sering belajar bersama tapi yang sering terjadi lama kelamaan gak belajar juga,karna kami bercanda gurau. Terkadang aku juga curhat apa yang pernah kualami ke dia, ya aku menganggap dia lebih dari seorang teman. Dan karna itulah aku ... . . membuangnya sebagai seorang teman.Aku tau kalau keputusanku ini terdengar gila,tapi jika kau memahami keadaanku ,kau pasti akan melakukan ini juga.Aku tau karna keakraban ku dengannya, membuatnya memandangku dengan berseri-seri, dan melewati batasan, aku menganggapnya begitu. Sekarang untuk menjauhi hal yang gak engga,dan juga membuang sebuah janji ku denganya .. aku harus menjauhinya dan menjadi orang asing dipandangannya. Aku melakukan ini demi kebaikan ku dan dia juga, aku tak mungkin membuat suatu keputusan jika tidak ada hal yang membuatku seperti ini,kecuali masalah.
Masalah yang datang karna aku, karna aku lemah dulunya,dan aku akan mengubahnya sekarang menjadi suatu kebaikan.
*Sms masuk* kamu ,iya kamu, kamu berubah. . .
Aku tau dia sangat kebingungan ,karna salah seorang temannya tak ada kabar sama sekali dan tak meninggalkan pesan terakhir,tapi dia harus peka terhadapku agar dia tau apa yang seharusnya dilakukan. Aku ingat ketika aku dijalan ingin ke perpustakaan ,tiba-tiba dia lewat dengan temannya dan temannya menyinggungku ,aku pura-pura tak mendengarnya dan terus berjalan ke perpustakaan. Kebiasaan cewe kalau lagi terkena masalah itu pasti curhat keorang yang menurutnya dipercaya, untuk kesehatan kata bu Leni. Memang sih ada betulnya juga,tapi bisakah untuk melihat kesisi lainnya, menurutku isi dari curhatan hati ke seseorang ,hanya akan membuat si orang tersebut percaya dengan apa yang diungkapkan. Pernahkah berpikir jika curhatan itu hanya akan membuat pemahaman sesat ,,hal ini sudah pernah ku alami ,jadi ketika aku menerangkannya(solusi dari isi curhatan) ke temanku ,aku merasakan ada yang salah. Mungkin ini karna pemikiran ku yang terlalu jauh berbeda,sampai-sampai aku menganggap curhatan itu seperti bisikan setan.
Karna terlalu jauh berubah ,pandanganku tidak bisa lagi melihat kebaikan disetiap orang,yang ku lihat dari setiap orang hanyalah kesalahannya,keburukannya,... . . Dan karna hal ini juga aku terlalu menganggap hal sekecil apapun itu bersalah atau mendatangkan sebuah dosa. Dengan cara pandang seperti ini pasti akan ada banyak hal yang perlu diubah ,bahkan kalau perlu membuang sesuatu yang terbilang penting untuk dikorbankan.
Saat aku menuruni tangga ,aku terdiam karna ada yang menghalangi jalanku tapi aku juga diam sampai orang yang menghalangi itu sadar kalau aku mau lewat. Ketika ia sadar dan membukakan jalan ,aku justru memasang tatapan konsong dan lewat dihadapan mereka tanpa berbica sedikit pun,kemudian orang yang menghalangi tadi berkata "senyum dikit apa, . ." menyinggung ,aku hanya diam dan terus melangkah ketujuanku. Yah sekarang ini aku bisa dibilang kurang senyum kepada orang lain,tidak seperti dulu murah senyum. Walaupun aku terlihat menyenangkan ketika dikelas ,sebenarnya aku sedang bersiap-siap ,aku juga sedang mencari celah untuk mengekspresikan perubahan ini dan merubah keadaan disekitarku.Namun aku juga didesak oleh ujian kelulusan ,aku harus mengkonsetrasikan keduanya secara bersamaan,aku tau ini sangatlah sulit ,tapi yang namanya kuat itu pasti tidak kenal lelah.
Akhirnya keburukan dunia ini mulai terungkap ,siapa sangka indahnya dunia ini hanyalah sebuah jurang menuju kemaksiatan,kalau hanya satu orang saja yang melawan dunia ini gak bakal bisa, kalau hanya terjebak dalam maksiat saja gak bakal bisa merubah apapun, dan kalau hanya diri sendiri saja tak bisa dikendalikan gak bakal bisa menyangga sebuah masa depan. Seperti yang kalian baca ini ,aku bukanlah sejenis dengan apa yang terungkap disini tergantung situasinya tapi setiap kejadian yang ku alami kini adalah kenyataan ,jika ku ungkap semuanya pengalaman ku takutnya dibilang fitnah dan juga aku punya aib yang mesti ditutupi walau aku ingin sekali mengungkapkannya disni. Just keep trying for the future . . .
Sejahatnya masalah,sekuatnya masalah, itu dapat dihindari dengan menyelesaikannya,bukan menahannya.

Kamis, 04 Desember 2014

Mount Anger

Pelajaran kimia hari ini ya,kenapa harus guru yang seperti dia,apa aku marah? Jawabannya engga ,hanya saja aku heran,aku belum bisa membaca jalan pikirannya,ditambah perubahan yang drastis ini membuat otak ku berhenti bekerja.Sekarang yang bisa ku perbuat hanyalah menyalahkan diri sendiri,kenapa aku terlalu bodoh,kenapa aku tidak bisa menguasai pelajaran kimia. Bu Guru yang kata teman-teman ku cantik itu,spesial,cara menjelaskannya jelas hanya angan-angan untukku ,tatapannya maupun ucapannya yang sinis menurutku yang membuatku pusing menatap masa depan. Aku tak ceria lagi, aku bosan sekolah,bosan karna hal itu ,pasti setiap orang yang bosan terselip hal yang membuat dia seperti itu.Mulai sejak itu aku sering berniat untuk putus sekolah,tapi tak kunjung tiba,sekolah aja aku bosan apa lagi mau lanjutkan kuliah. Aku mulai terbawa suasana ,kepalaku mulai terisi hal yang gak enggak. Tekad yang kuat ketika itu sudah lumpuh hancur diterjang kejamnya masalah.Bahkan ketika teman-teman dari alumni x-1 berkumpul duduk becerita,dan ceria,lalu Rama memanggilku ,rupanya dia membohongi ku dengan alasan ingin membuatku tertawa,tapi aku tak ada respon ,aku hanya menunjukkan ekspresi cuekku,dan melangkah menjauhi mereka,haruskah aku begitu?. . .
Sekarang aku sendirian . . . , bersekolah hanya membuatku muak melihat semua orang. Aku sudah diperdaya oleh kejamnya masalah.Jahat.
Ketika disekolah aku sering sekali mendengar gosip-gosip tentang aku ,dan juga cara mereka memandangiku. Aku mulai jengkel ,dan hanya memendamnya saja. Hingga pada akhirnya aku menemukan sesuatu yang sangat bernilai bagiku ,aku menemukan buku yang sangat sesuai dengan obsesiku,dan juga buku tentang malaikat, membacanya aku mendapat pengetahuan baru walaupun tak ada seorang pun yang dapat mempercayainya,terkecuali orang sepertiku.Aku mulai mencoba mengenali sikap setiap orang yang sangat menarik di pelajari,ya hanya itu yang dapat ku lakukan,semua orang mulai ku amati dengan baik dan mencoba meniru mana yang terbaik,terlihat ceria tapi terlihat sedih,itu lah aku yang begitu lemah.Memakai topeng setiap harinya benar-benar membuatku tidak tahan, inilah puncak kehancuranku ,aku mulai menyimpang.Bagaikan air yang jernih didalam gelas terus di isi dengan air limbah dan meminumnya,meracuni setiap organ tubuh.Aku mulai menentukan masa depanku.

Setelah selesai ulangan tibalah pembagian rapot kepada orang tua atau wali,tapi orang tua ku tidak ada disini jadinya aku bersama kakakku aja dan datang lebih awal disebabkan kakakku ingin bekerja, tapi hasilnya nihil tak ada wali kelasku jadinya kami pulang .Kemudian aku berniat mengambil sendiri rapotnya,aku siap dikatain apa saja sama wali kelasku. Setibanya aku melihat banyak orang, banyak sekali,kenapa aku baru menyadarinya?, banyak dari siswa yang bersama dengan orang tuanya,hal ini mengingatkan ku terhadap ibuku,langkahku terhenti untuk menuju ke kelasku dan berbalik meninggalkan sekolah,diperjalanan amarahku mulai memuncak mengingat orang yang telah menyakiti ibuku. Jadinya aku pergi ketempat yang lebih nyaman dan tenang,aku tidak boleh terbawa suasana, aku mencoba mesms Boby seperlunya untuk mengetahui kabar dari sana. Tapi aku gak mungkin kembali kesana,lebih baik aku disini diam dan tenang,aku harus tidak mempedulikan tentang sekolah.Disini aku mulai mengingat-nginat semuanya, mulai dari aku terjun kedalam masalah sampai sekarang ini,aku terlalu gegabah dan selalu merasa yakin,padahal aku sendiri belum siap dan tak punya skill apa-apa,dasar lemah. . . Malamnya aku ingin berbelanja ke toko karna stock bahan makanan dirumah habis,aku melangkah menuju toko ,aku melihat kawan-kawanan kakakku duduk di ban besar,dan memanggilku dengan sebuatan kakakku lalu bertanya mana kakakmu, hal ini sudah berulang kali mereka lakukan dan membuatku muak , aku menjawabnya "mana ku tahu",tapi mereka malah menjadi orang yang tidak pernah ku sukai. Masa sama temannya sendiri aja tidak tau kabarnya,malah nanyain ke aku,kurang apa coba.Hal semacam ini terulang lagi dan kali ini lebih parah karna sebelum nya aku punya masalah dengan anggotanya yang bergelar Ebet ,malam itu aku sedang diwarnet main game ,tak ada hujan tak ada petir,eh si Ebet marah-marah ke aku yang hanya karna aku memakai jaket,sambil menarik-narik jaketku dia memarahiku,sampai akhirnya aku kelepasan amarah ku tatap dia dan berteriak,eh dia malah kabur terus cerita dengan anggota lainnya,dan jadinya begini anggota lainnya juga marah-marah terhadapku aku berjalan melewati mereka dengan tatapan kosong,niat untuk mehajar mereka selalu ku kurung,sebab aku tak ingin menghancurkan reputasiku,aku juga tak ingin gosip-gosip bertebaran lagi, tapi haruskah seperti ini?
Sekarang siapa yang perlu disalahkan?? Aku ,mereka,atau masalah??
Aku mencoba mencari jawabannya dengan mengungkit semuanya dan ku temukan siapa yang salah??
Yang salah itu aku kan? Aku tidak pernah mencoba untuk merubah sikapku yang lemah ini ? Jika saja aku lebih kuat dan lebih bisa berusaha karna kuat ,hal semacam ini tak akan berani menghampiriku , sekarang yang harus aku lakukan adalah merubah sikapku seperti jawabanku tadi.Hanya saja untuk menjadi kuat aku perlu dendam dan sensitif dalam semua keadaan.Aku juga mesti menjauhi yang namanya senang-senang dan harus memaksakan diri walaupun sedang sakit.
Terimakasih masalah kau telah membuatku menentukan jalanku ,lebih jelasnya sebuah tujuan.