Minggu, 10 April 2016

Awal yang Aneh

Kali ini aku mencoba daftar ke BLK atau balai latihan kerja, soalnya ada beberapa factor yang membuatku terdesak yah bisa dibayangkan kalau kamu pengangguran dan cuman diam di rumah ya umpamanya begitu sih. Sesampainya di BLK aku memparkirkan kendaraan ku di dekat mobil dan meletakan helm, aku berpikir disini gak bakalan ada malingkan??.. di depan ruang pendaftaran aku kaget yang jaga cewe semua “gile gua gugup vrohh” tetapi kok sepi sekali, apa mungkin aku terlalu cepat mendaftar. Setelah selesai gua bener-bener lega soalnya tadi gua membuat kesalahan masa mau nulis tahun kemaren sih kan konyol, aku pikir 1 tahun gua bertapa di rumah demi mendapatkan kekuatan dari cakrawala hilang begitu saja setelah duduk berhadapan ama cewek-cewek, oh.

Sekarang hanya menunggu hari tes saja itu artinya aku bisa bermain game, “oh sayang aku kembali” ngelus laptop, eh? Handphone ku bunyi oh ada sms dari Helda, dia nanya sudah masuk BLK belum?, aku menjawab sudah daftar tinggal tes saja lagi lalu dia membalas yang isinya menyuruhku untuk belajar, dalam hatiku emang lu ibu gua bahkan ibu ku saja dulu jarang menyuruh ku belajar sampai kelas 1 sma ibu ku tak di sini lagi, bukan berarti aku tak suka karena ada seseorang yang perhatian tapi aku pikir diriku bukanlah tempatmu untuk berharap, aku tak membalas sms-nya lagi. Di hari test seperti biasa aku gugup dan banyaknya orang yang tak ku kenal, ya itu wajarlah, tiba-tiba saja aku terkejut “weh Takim” teman sekampungku nama lengkapnya Luthful Hakim yah lebih tepatnya teman semasa kecilku, sifatnya yang jarang bergaul membuatku bingung, “pake sifat yang mana ya buat nanggapinnya?” tapi itu tak terlalu  penting juga soalnya kami tak terlalu akrab.

Di ruangan tes aku terkejut soal tesnya hanya 30 dan juga tak ada tes lainnya lagi, tahun kemarin padahal ada, soal umum ya hemm disebabkan aku tak belajar aku hanya bisa menggunakan instingku untuk menjawabnya dan juga ke jujuran, “fidz elu daftar kejuruan computer ya?” Tanya Takim, “iya emang kenapa” balas ku sambil hadap kesamping, “saingannya berat” what kalau sampai Takim bilang begitu mah gua gak bisa apa-apa lagi ya karena Takim itu orangnya pintar kalau di ukur sama aku mah gile. Di hari pengumuman kelulusan gua berpikir kalau tingkat kelulusan ku tipis bukan rendah lagi, kalau berpikir soal takdir aku memang percaya apalagi soal roda kehidupan, ya aku pun percaya kalau di masa depan nanti aku tak aka bisa bersantai seperti ini lagi, hanya sebuah firasat. Melihat yang lain berkumpul aku juga ikut, pastinya itu adalah pengumuman hasil tes dan melihat nama ku tidak ada dihasil tes kejuruan computer aku tak terkejut, kalau dilihat-lihat dari kejuruan yang lain masih ada yang kosong anggotanya, dalam satu kejuruan ada 16 orang mah aku pindah aja ke Instalasi Listrik.

Kalau memang takdir ku di BLK ini kira-kira apa yang terjadi nantinya ya, yang lebih penting aku gak ingin terlalu menonjol disini, kalau sampai ada cerita cinta juga gua gak mau, jangan terlalu mudah menganggap seseorang sebagai teman, dan juga dan juga .. hmm ... oh iya gua nulis pindah ke kejuruan apa tadi ?? heh kan gua maunya Installasi Listrik kok malahhhh…. LAS LISTRIK .. gile… aaa…


*fight…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar