Jumat, 28 Agustus 2015

Keliling Sekolah



Waktu itu kami sedang mengerjakan tugas fisika merangkai miniature rumah dengan memasangi 6 lampu di setiap ruangan ,memakan waktu lama membuatnya dikarenakan besoknya miniature tersebut harus selesai terpaksa hari itu kami sekelas mengerjakannya sampai larut malam di sekolah. Suasana berubah ketika matahari tenggelam ,udaranya mulai hangat dan bulu kuduk berdiri ,salah satu temanku mulai melihat makhluk halus ,ya dia punya ke ahlian melihat makhluk halus sayangnya dia itu perempuan jadi takut melihat mereka .. makhluk astral yang tak kasat mata itu. Itu sangat mengganggunya tiap kali ia selalu dikejutkan dengan munculnya mereka ,sebagai teman aku cukup prihatin dengannya apalagi saat malam ini ia melihat mereka.

Resah terlihat dari raut wajahnya ,ingin pulang gak bisa sebab dia kemari bersama orang tuanya .. orang tuanya sibuk ,rumah teman yang lain gak ada yang berdekatan dengan rumahnya atau tak sejalur ,disamping itu salah satu dari kami ingin berkeliling sekolah “malam-malam begini?” ,angin apa malam itu yang tiba-tibanya membuat cewe itu ikut kami padahal aku yakin kalau dia bakal banyak melihat hantu disetiap sudut sekolah. Mulailah kami dari parkiran sekolah dan akan menuju ke wc perempuan ,aku terkejut tiba-tiba saja dia memeluk tangan kanan ku ,yang lain pada heboh memperhatikan kami berdua ,aku tau kok yang lain pasti paham apa yang terjadi jadi aku biarkan saja dia memeggang tangan ku.

Ketika persimpangan parkiran kami belok kiri dan melihat wc ,wc buat siapa itu? Pokoknya wc ,wc nya gelap taka da penerangan sedikitpun ,dibelakangnya baru wc perempuan ,aku kaget lagi dia mengatakan di situ ada sosok makhluk halus ,dia memalingkan wajahnya ke lenganku ,apa yang ia lihat sama sekali tak terlihat dimata kami ,sesosok makhluk menunggu kami di sana ,tapi kami abaikan saja kecuali yang disamping gua. Sebetulnya kami agak takut namun malah banyak asiknya seperti kami menikmati tiap detiknya berjalan diruangan dengan cahaya buatan manusia di atas kepala kami. Sesampainya dihalaman sekolah kami bersantai melihat keadaan sekitar pada malam hari ,terlihat bintang bertabur di angkasa mewarnai malam ini “fidz coba lihat deh itu rasi bintang …” sambil menunjuk ke angkasa ,baru kali ini ada cewe yang menunjukkan rasi bintang kepada ku ,bintang yang sangat indah pada malam harinya ,banyak warna bagaikan perasaan manusia ,siapa yang pernah aku ceritakan tentang bintang atau ku buat penasaran karenanya berarti dia itu pernah mengisi ke kosongan hati ini.

Di lorong belakang sekolah kami memutar menuju parkiran ,kami sudahi aja jerit malam ini sudah saatnya pulang “ouch” ada seseorang yang mendorongku , “ah Aulia kah” sambil mendorongku diperjalanan ia berbicara ,berbicara tetang apa ya aku lupa .. mungkin dia cemburu lihat aku dipegang sama cewe lain haha moga aja. Sepulangnya aku agak sedikit kesal kenapa .. soalnya aku belum sholat magrib ,aku melihat jam hp saat diperjalanan pulang “jam 7 lewat kah” parah .. aku lampiaskan perasaan itu di FB , “em” aku menoleh ke spion kendaraan “auu kah itu” ,haha aku diemin aja sampai ia menyapa ,betul sekali ia menyapa aku kami berbincang sedikit diperjalanan setelah itu pulang dijalur yang berbeda.

#Sesaat melintasi kuburan aku tercengang ada seseorang yang berjalan meniti di pagar kuburan umum tersebut ,malam-malam begini bermain di kuburan ,aku hentikan laju kendaraan dan berhenti disebrang kuburan ,sekilas orang tersebut tingkahnya aneh sekali pakaiannya pun aneh ,jangan-jangan orang itu!! Ketika aku merinding sekejap orang itu menghadap kearah ku dan berteriak


“Minta duit !!!!”



#Bagian akhirnya bohong



*fin

Rabu, 26 Agustus 2015

Menunda



Saat itu aku sedang membeli gorengan di dekat rumahku ,terlihat banyak orang-orang bersantai ,aku melihat ke kiri rupanya ada seseorang yang paling berharga dalam hidupku dia bisa ku panggil Ushu atau paman ku ,dia adalah orang yang paling menganggap ayah ku seperti penolong dalam hidupnya kerena ayah ku dulu sering membantu untuk pekerjaannya hingga sukses sampai sekarang ,jadi yang membuatku terkesan adalah dia selalu memberiku uang jajan tiap bulannya setelah gajian tak hanya aku ada juga keluarga yang lainnya seperti uncapan terima kasih ,tiba-tiba muncullah pecakapan antara Ushu dan orang tua yang duduk di sebelahnya.

“anak muda sekarang ini mau pergi ketempat dekat aja pakai kendaraan”ucapnya 
orang tua sindir ke diriku

“yah makanya bla.. blaa …” ushu membalas

Memang waktu itu aku memakai kendaraan untuk ke warung gorengan tersebut padahal jaraknya dekat ,aku mulai menanggapi sindiran tersebut adalah renkarnasi dari perang ,aku mulai benci orang tua yang tak tahu namanya perasaan.. pantas saja dari dulu aku agak jengkel bila melihat orang tua kecuali ibu ku ,terlintas dibenakku siapa yang mengajari kami caranya merokok?? Pacaran?? Andai bisa mengoreksi diri sebelum mengeluarkan pendapat. Dalam ucapan kata-kata itu akan memiliki rasa tersendiri “bodoh !” “sial !” di tangkap oleh telinga dan di artikan melalui otak bagi yang memiliki hati sensitive seperti aku.. bakal marah .. bentak pendapatnya jika mereka melihat kami dari segi negative aku juga bakal melihat mereka dari segi negative ,kata-kata yang telah masuk ke hati seseorang bisa ditarik kembali jika hal itu menyadarkan bahwa sempitnya penglihatanmu ,akan tetapi aku tidak berucap apa-apa waktu itu.

Walaupun tidak berucap bahwa mereka itu salah aku tidak boleh gegabah mengambil kesimpulan bisa saja aku yang salah. Hal ini akan menjadi perdebatan panjang.. perang batin yang menentukan siapa yang salah melalui berberapa informasi terakurat yang ku dapat selama ini ,aku selalu mendiskusikannya dibenakku .. tanpa sadar memulai sidang tersangka. Jika perang batin itu tak menujukkan hasil berarti aku hanya perlu mengetesnya ,hya perbuatan tak lazim ini sering ku lakukan jika tak mendapatkan jawaban yang sebetulnya. Kenapa jadi panjang lebar begini ?? ..

Aku mulai menunjukkan rasa ketidak puasanku kepada ushu ,aku diberi uang lagi tetapi sekilas ku lihat di wajahnya seperti tak berirama datar dan kurang menyenangkan , “oh jadi elu mau menerima uang yang pemberinya tak puas ,seperti tak ikhlas” ucap side of dark me ,logis sekali .. soal balas budi yang dramatis ,aku tidak suka kalau ada orang yang seperti itu walaupun hatinya ikhlas tetapi raut wajah menunjukkan sebaliknya tentu menimbulkan rasa cemas dalam diri seseorang ,senyum kek atau apalah biar orang yakin melihatnya. Sama halnya denganku ..teman sekelas ku gak sengaja menginjak sepatu yang ku kenakan

“maaf fidz.. fidz injak balik” khawatir

“ah gak papa gak” datar

“ah injak fidz soalnya aku mengotori sepatumu”

“ah gak papa kok” mulai dikit senyum

Hingga akhirnya aku menginjak baliknya ,rasa cemas tak akan membiarkan mu tidur dengan nyenyak menghantui mu agar berbuat sesuatu. Sedikit bisa ku membaca situasi melalui rasa yang seseorang tunjukkan marah ,kecewa ,sedih ,senang dan lain-lain .. jadi yang ku dapat ketika mengetesnya adalah yah kurasa sedikit kecewa kenapa aku baru menyadarinya sekarang. Mulai kejadian itu aku tidak bergantung dengan ushu lagi ,aku menolak untuk diberi uang. Masalah bertambah besar ketika kaka ku marah ke padaku , “kenapa kamu bagitu sama Ushu mu??” kaka ku tidak tau apa-apa soal masalah ku karena aku ini “solo player” aku menyembunyikan semua masalah ku hanya dikit yang diketahui oleh keluarga ku .. mah ini gak begitu penting juga ,jika ada masalah yang tak bisa ku selesaikan aku akan menanyakannya dengan orang yang paling ku percaya ,tetapi orang itu sekarang sudah tak ada bukannya meninggal tapi gak disini bersama ku ,yah itu juga gak papa.

Puncak masalahnya kaka ku mulai ngeselin .. ngebentak aku .. memangnya aku anak kecil ,sikap aku terhadap keluarga sangat berbeda jika dibandingkan dengan teman-teman ku bisa dibilang penyesuaian lingkungan jadi untuk mengakhiri masalah seperti ini aku akan bersikap berbeda jauh dari yang dibayangkan. Memutuskan hubungan bukan akhir sebuah cerita ,ceritanya akan terus berlanjut sampai menemukan posisi sesungguhnya .. aku hanya menundanya .. menundanya.

Aku gak tau harus bilang apa dari akhir cerita ini ,dilihat dari situasi sekarang ini aku masih jaga jarak dengan paman ku ,bukannya benci tapi kecewa aja ,memang sih aku berniat sekali mengubah hidup seseorang menjadi lebih baik ,tetapi aku ingin sekali mengubah tata cara hidup ku dulu dari begini dan begitu ,terlalu cepat mengambil kesimpulan untuk bisa menata kehidupan seseorang salah salah berujung fatal ,bila ada yang memintanya aku akan berjuang sebaik mungkin memberikan jawaban yang benar. Sebaliknya jika tidak ada yang meminta aku akan mengambil langkah sendiri untuk semuanya hanya tindakan kecil seperti yang ku lakukan diatas dan tak diketahui *tapi disini kok diberi tahu* ,hanya disini kok ..



*ah

Senin, 17 Agustus 2015

Antara Musuh dan Teman

Antara Musuh dan Teman

Kali ini aku akan bercerita tentang diri ku dan dia ,dia yang ku anggap setengah musuh. Nama panggilannya Ervan ya bisa dipanggil begitu ,kami sudah bertengkar tiga kali semasa kecil dan sampai sekarang ini kami belum berbaikan ,sungguh belum berbaikan. Awalnya sih kami ini adalah teman baik ,yup teman baik .. bahkan dulu aku sering sekali berkunjung ke rumahnya dan kami selalu bermain bersama namun sulit sekali membuatnya tertawa ,yah maksudnya tertawa dari hati .. gitu? .. hem! .. yah pokoknya begitu.

Kami sering bermain di Loyang jaraknya gak jauh dari rumah kami ,di sana merupakan perumahan baru namun jarang sekali diurus bahkan gak ada pekerjanya dan terlihat seperti kampung yang tak berpenghuni ,yup bangunannya banyak yang gak terselesaikan dan belum ada peminat untuk tinggal di area ini ,jadilah area ini sebagai tempat bermain kami ,yah sebetulnya bukan hanya tempat ini sih. Saat musim anime naruto hadir di siaran Global tv kami jadi lebih sering nonton di rumahku selepas sholat magrib di Langgar At-taqwa ,kadang kami juga merekam lagu Opening nya, entah bagaimana dulu eksperesinya ,senang atau tidak.. aku tidak mengetahuinya soalnya aku hanya sibuk menghibur diri sendiri. Pertama kami bertengkar entah disebabkan oleh apa .. aku lupa hehehe .. lalu kami baikan melalui sms ,yup sms ,yah pada saat itu kami baru mengenal apa yang namanya handphone dan berbagi nomor hp ,kami berbaikan setelahnya karena itu.

Kemudian pada saat itu terjadi lagi ,maksud ku bertengkar kali ini sangat parah ,dia dan Abdi mengetahui password Facebook ku ,bagimana mereka tau juga belum ku ketahui mungkin disebabkan password FB ku pendek dan mudah dihapal ,ketika aku membuka akun ,aku melihat foto FB ku berbau porno .. aku tekejut dan langsung menggantinya .. sungguh leluconnya menyakitkan .. namun dia datang kehadapan ku .. di saat aku dan Abdi duduk di bangku halaman rumah Abdi ,dia menodongkan tangannya ke hadapanku ,aku rasa dia sangat malu untuk meminta maaf dengan ku kemudian aku bilang “kenapa ?” lalu dia menampar pipiku yah sedikit agak keras sih ,duduk lah dia di samping ku ,kami baikan dan melupakan apa telah terjadi yang terjadi.

Kejadian itu berulang lagi jauh lebih berbahaya dari sebelumnya ,dia mau menenggelamkan aku ketika kami sedang mandi di sungai ,jujur saat itu aku pikir akan mati ,semua nafas ku hampir habis dan syukurlah dia melepaskan ku ,lalu aku bertengkar lagi dengannya ,sejauh yang ku lihat dia itu selalu mencari bahan untuk melampiaskan hasratnya untuk membuat yang lain tertawa ,benar juga itu bisa menjadikan yang lain senang namun ada juga pihak yang tersakiti ,dan ku pikir candaannya itu tidaklah menyenangkan ,selama ini aku selalu menganggap hal itu tak pernah ada tapi saat aku yang menjadi bahan bully nya aku sadar bahwa itu tak menyenangkan ,aku pikir dia harus tau dengan sendiri apa yang ia perbuat itu bukanlah menyenangkan karena aku bukan temannya lagi.

Akan tetapi saat aku melihatnya menangis gara-gara dia menjatuhkan Rezki di sungai dan bertengkar hebat aku hanya terdiam melihatnya ,sebenarnya aku bersimpati kepadanya tapi aku juga marah kenapa dia melakukan hal tak senonoh begitu ,dia menjatuhkan Rezki sebelum pakaiannya di lepas ,aku pikir Rezki juga bertindak berlebihan karena memukulnya beberapa kali ,mereka ini bukan seperti kenalan ku saja. Anehnya saat kami mandi di sungai besar ,aku baik sekali padanya padahal gak berteman ,di sungai itu arusnya deras sekali dan banyak sekali ranting kayu bahkan pohon tumbang sangkut di tengah sungai ,sebenarnya aku juga merasa bahaya sekali kalau kami mandi di sini ,akan tetapi setelah menyebrang sungainya ..mm kira-kira 100 meter lebih hya butuh waktu satu menit nyebrang dengan kecepatan penuh gara-gara arusnya deras .. ada banyak sekali pasir serasa seperti di pantai ,kami sangat senang sekali. Hanya saja Ervan dan teman satunya lagi gak berani menyebrang.
Teman yang lainnya menyemangati mereka berdua agar berani menyebrang ,mungkin memang berhasil yang lain untuk mengajaknya dan mereka berdua memberanikan diri berenang dari jalur berbeda ,jalurnya pendek tapi arusnya super deras aku gak yakin mereka berdua bisa ,yang satunya menyerah dan kembali tapi Ervan masih meneruskannya yang lain tidak peduli dengannya aku yang musuhnya malah bersimpati terhadapnya “Ab pegang tangan ku ,kuat-kuat lah” ,lalu aku menghampiri dia yang sedikit lagi sampai walaupun begitu dia pasti sudah kualahan mengeluarkan tenaga penuhnya tapi tetap saja aku khawatir soalnya semakin ketepi arusnya semakin deras ,lalu aku mengulurkan tangan ku ke dia ,tentu saja dia menangkap tangan ku orang bodoh aja yang mengabaikannya “yosh!” aku dan Abdi menariknya dan sampai ketepi lalu kami bermain sepuasnya sampai sore, “eh sudah berteman ya” kata Rezki berbisik ke aku.

Aku berpikir kami ini sudah berbaikan apalagi setelah kami berjabat tangan waktu itu ,namun aku tidak berpikir untuk berteman dengannya lagi ,kenapa ?,awalnya aku memang ingin berteman lagi tetapi setelah melihat kejadian di Bulan Ramadhan itu di episode Penyesalan ,aku berpikir dia tak banyak berubah dan ketika aku melempar pancis untuk menolong si korban dia malah bilang “ ah apa itu pancis buat apa dilempar ke dia” aku syok sekali tangan ku gemetar seolah-olah berhadapan dengan makhluk buas. Yang buruk di cerita ini bukanlah dia namun aku ,aku berusaha untuk memusuhinya dan tak pernah berbaikan “sudah tiga tahun fidz ,masa kamu gak memaafinnya?” Tanya Nisa ,jika aku menjadi Nisa mungkin kami sudah berbaikan dari dulu ,haaahh … sering terlintas dipikiran ku seandainya dia berubah jauh lebih baik mungkin aku akan berteman lagi dengannya begitulah namun jika seperti itu aku hanya menjadi anak kecil yang berharap semua keinginannya terwujud .. egois .. bodoh .. aku berharap bisa berubah jauh lebih baik dan dipertemukanlah aku dengan Rama di kehidupan ku ,di mata ku dia sering sekali mem bully ku .. kepribadiannya buruk selalu mengejekku akan tetapi menyenangkan bersamanya badannya yang besar sedikit membuatku ketawa yah aku harus berusaha supaya tidak mengacaukannya aku tidak ingin kejadian seperti dulu terjadi lagi ,biarlah yang dulu sebagai contoh.





*fin 

Kamis, 13 Agustus 2015

Sakit Hati



Di saat kamu memilih seseorang yang telah kamu percaya dalam hidup namun dia malah berpaling meninggalkan mu apa yang akan kamu rasakan??  Sakit .. apa benar itu sakit .. sebagai cowo aku tidak terlalu paham akan perasaan cewe ,bagaimana jalan pikirnya aku tidak mengerti .. selama ini aku hanya menyukai wanita yang selalu ceria ,tidak suka mengosip ,sederhana ,dan agak cantik .. kalau ada yang cantik mah bersyukur ,yah begitulah aku menyukai tipe wanita seperti itu ,kadang di anime juga ada tipe cewe seperti itu ceria sekali ,tampilan sederhana ,dan tingkah konyol ,aku memang berharap ada tipe wanita seperti itu di kehidupan ku ini namun hanya ada salah satu sifatnya saja ,itu pun aku bersyukur mereka telah mehiasi kehidupan ku ,hanya saja aku belum bisa serius menanggapinya. Ada banyak hal masih yang perlu aku lakukan semasa hidup ini ,kata ku “dalam hidup ini bukan hanya soal cinta saja” ada banyak ,cita-cita ,tujuan ,menolong sesama ,agama ,dan banyak masih ,selagi masih hidup kenapa gak melakukan sesuatu yang berguna.

Ketika ada seseorang yang menyukai mu dan ia serius ingin bersama mu .. apa yang akan kau perbuat??

Jatuh cinta kepada seseorang merupakan anugerah .. merasakannya saja bisa membuat mu betah dan akan terus terbayang yang membuat hari-hari mu begitu indah .. langit nampak tenang di iringi oleh banyak awan ,tanah yang kering kini basah setelah diguyur hujan ,dedaunan terlihat segar seperti berkeringat menetes kepermukaan tanah ,hawa dingin menepi ke selah-selah jari .. momen terindah dalam semasa hidup ,aku takkan melupakannya. Namun saat ia memilih untuk  memutuskan hubungannya mu ,kemudian apa yang akan kau lakukan??

Siapa kini yang akan kau percayai?

Kata orang jika engkau ingin jatuh cinta berarti siap patah hati ,melihatnya dengan orang lain membuatmu hancur berkeping-keping ,sejauh ini aku merasakan hal seperti itu sudah tiga kali yang membuatku buta terhadap dunia , “salah siapa jatuh cinta?” ,menaruh harapan ke seseorang yang berujung patah hati ,sakit namun cepat sembuh mungkin karena aku cowo ,dan pernah terpikir seperti ini “bodo amat soal cinta yang penting main game” cara pemulihan yang cukup terdidik haha ,kemudian hadir lagi seseorang yang aku sukai yang pada akhirnya jatuh hati padanya ,dia yang ku maksud adalah Aulia ,aku menyukainya karena dia begitu bersinar di pandangan ku sulit untuk menjelaskannya. Padahal saat itu ada seseorang yang menyukai ku tapi malah aku mengecewakan nya ,dan tibalah salah satu momen terburuk dalam hidup ku .. mengecewakan semuanya .. dan mulai berpikir untuk tidak jatuh cinta lagi yang hanya berujung patah hati atau bikin patah hati ,teman bagiku sudah cukup.

Kemudian hari itu datang lagi saat dimana aku mengecewakan seseorang ,dua orang ,dari dulu mereka sudah menaruh harapan untuk ku ,teman sekelas ku dan teman semasa kecil ,Nisa dan Shevira. Mereka berdua mengirim sms yang aneh ,bisa dibilang sebuah kode .. tetapi aku malah .. pura-pura tidak tau. Terbayang oleh ku kenapa Aulia suka dengan tokoh “C” yang mana tokoh utama dalam cerita adalah “A” dan “B” saling menyukai tapi tokoh “C” menyukai “A” namun sulit tersampaikan atau tak tersampaikan ,gimana ya menjelaskannya ..  intinya seperti aku menyukai seseorang tapi aku malah mengabaikan seseorang yang sudah dari dulu menaruh harapannya kepada ku ,dia lah tokoh “C”. Saat perasaan itu sampai apa yang harus aku lakukan ?? apa aku harus pura-pura bodoh lagi ?? .. harapan untuk tidak menyakiti seseorang apa akan benar-benar terwujud??

“kenapa kamu harus bersikap baik dengannya ?”

“emangnya aku harus berbuat jahat gitu sama para cewe?”

“gak ,jika kamu berbuat baik ke mereka ,mereka bakal jatuh hati ke kmu”

“kenapa ,emangnya salah berbuat baik ,itu salah mereka yang sampai jatuh hati ??”

Waktu itu aku berpikir apa yang mesti aku lakukan ,aku juga terkejut kenapa Nisa sampai mengatakan hal seperti itu jauh berlawanan dengan Nisa yang selama ini aku kenal ,setelah perdebatan pendapat itu aku bersikap biasa saja soalnya aku tidak ingin bermusuhan dengannya lagi ,terus terang saja aku ini tidak paham apa yang cewe pikirkan ,sungguh tak ku mengerti. Seandainya aku ini gak di sukai para cewe gimana ya?? hemm .. aku terlalu serius memikirkan hal seperti ini ,payah payah payah .. setidaknya mereka juga harus tau tentang diriku ,tentang diriku yang membuat ku bicara soal rahasia-rahasia ku ,kalian juga terlalu egois terhadap perasaan kalian ,terlalu memaksa itu gak baik ,mengaharapkan aku seperti kesalahan besar buat kalian ,jangan menaruh harapan untuk ku kecuali siap membantu merubah sikap buruk ku ..  

JANGAN KATAKAN “IYA”  tanpa tau sikap ku yang sebetulnya ,aku juga merasa kesakitan ketika aku memikirkan semuanya ,aku melihat semuanya dan selalu lari tanpa banyak berpikir ,hanya melihat dari kejauhan mengamati semua yang terjadi seolah-olah aku ini arwah yang keluar melihat tubuhnya terdiam disana menghadapi kenyataan ,benar .. aku ini benar-benar tak menyukai dunia ini ,aku selalu berlatih agar ingin jadi lebih kuat ingin melindungi semuanya akan tetapi selalu kalah ..kalah kalah dan kalah melawan diri sendiri ,bagian mana dunia  ini yang indah ?? aku selalu ragu mengatakannya ..

“fidz sebenarnya Aulia itu menyukai Novan”

“dimana kamu tau ?” sedikit tercengang

“Maria yang bilang”

“heeeh baru tau aku”

Aku gak nyangka Aulia menyukai Novan ,seperti anggapan aku dulu kalau mereka memang cocok.

“tapi Novan nya udah punya pacar fidz”

“ciah!”

Namun agak sedikit gelisah aku ,jadi yang di katakan Shevira memang benar ,yah gak papa kan kami teman. Akan tetapi  dia hadir di hadapan ku ketika aku ingin mengambil ijazah ,dia berlari menghampiri ku seperti mimpi ,siapa?? Apa Aulia tambah gemuk ?? yah ingin nya bilang begitu ,tapi aku tidak tau harus berbuat apa?? Apa mesti bilang Aulia suka Novan ya haha …?? Hah itu sulit  ,lagian aku gak percaya ,yaa anggap gak percaya ,lalu aku tidak tau harus berbuat apa lagi seperti melihat diriku dari kejauhan ,entahlah … aku ingin sekali tak terlibat lagi dengan permasalahan seperti ini ,aku tak ingin meninggalkan luka di hati seseorang .. sekali pun itu jika aku jatuh cinta aku tak ingin ada yang terluka lagi ,pasti pasti aku tak ingin menyakiti hati seseorang , jangan sampai membuat aku Phobia sama cinta haha ..


*fin

Pria Bodoh



Saat ini aku adalah seorang pengangguran yang tak punya pekerjaan dan tak punya tujuan ,yang ku pikirkan kini hanyalah membantu nenek ku di rumah seperti mencuci piring ,mencuci pakaian dan keperluan lainnya. Aku selalu berpikir akan melakukan yag terbaik namun apa daya tak ada hal yang membuatku bangga bahkan aku berencana untuk tidak berteman dengan teman satu sekolah ku lagi .. entah dari mana niat itu berasal ,yang pasti ada tujuan tertentu ,bukan lupa ingatan .. hanya saja setiap saat setiap hari aku bisa menjadi seseorang yang aku mau .. jahat ,baik .. yang aku lihat dari semua perbuatan ku hanyalah keuntungan baik dan terpikir “buanglah teman mu demi teman mu” begitulah .. terdengar aneh kan.

Aku tidak memiliki sahabat yang dapat mempercayaiku ,bukan ,aku hanya belum mendapatkannya , “bagaimana dengan Nisa ,ia selalu berbaik hati dengan mu” maaf aku sudah mengacaukannya sekarang dia sudah tak mempercayaiku , “bagaimana dengan Abdi ,ia teman semasa kecil mu” hm dia punya jalannya sendiri ,dia agak pendiam tak bayak bicara namun luar biasa dalam menahan emosi jika soal persahabatan dia tak terlalu memikirkannya , “kalau begitu bagaimana dengan Yahya ,ia selalu baik kepada temannya” hm ku pikir akan sulit soalnya dia selalu punya kerjaan .. yah bisa dibilang pekerjaan yang menurutnya menyenangkan , “jadi kenapa tidak seperti mereka”


Dulu ketika aku masih berada di Sekolah Dasar aku lah yang paling bodoh dari pada teman-teman sekelas ku dapat nilai tiga ,nol dan banyak masih lembaran tugas jelek ku ,aku tak mempedulikannya ,yup yang aku tahu saat itu hanyalah bersenang-senang tak peduli dapat berapa nilai tugas ku dan lulusnya aku merupakan sebuah keberuntungan. Pendaftaran SMP ,yup aku mendaftar di SMP 1 Tanjung ,aku terkejut sekali saat melihat banyak siswa dari segala sekolah mendaftar disini melihat Nadia juga mendaftar di sini membuatku cukup terkejut mungkin karena di sini ada kelas akselerasinya ,aku pikir pintar itu perlu juga ya bukan seperti aku yang hanya mementingkan kesenangan. Terkejut aku saat ibu ku khawatir kalau aku tidak lulus pendaftaraan ,lalu aku menghampiri ibu ku dan bilang “tenang aja ma aku pasti lulus kok” ,tapi sayang aku hanya lulus di SMP 1 Tanjung dan mendapat nilai 80 atas ujian tertulisnya ,yah gak papa lah dengan bangga aku pamer ke ibu ku.


Akan tetapi aku tetap tak mempedulikan soal pelajaran bahkan aku terpaksa masuk eskul “English day” karena aku mengikuti Bayu teman SD ku yah mau gimana lagi aku gak punya tujuan. Aku pikir hidup ku akan fatal berakhir soalnya separuh anggota English day dari murid akselerasi ,hehe fatal dah ,yang aku perhatikan saat itu hanyalah Bayu bagaimana ia bisa hebat berkomunikasi dengan murid akselerasi ,yah mungkin tempat ini hanya buat orang pintar aja .. kemudian aku hanya fokus pada diri ku sendiri “bagaimana caranya pulang” aku tak peduli belajar apa aku di sini.


Memasuki SMA aku agak berbeda aku mulai sedikit peduli soal pelajaran ,yah itu hanya sebuah tugas aja ,yang lebih penting aku bertemu dengan banyak orang di sini yang berbeda sifat ,aku tetap kurang peduli soal pelajaran hingga suatu ketika aku ikut bergabung dengan klub karate aku mendapatkan fokus ku ,ingataku menjadi kuat karena karate mengajarkan bayak hal .. mungkin .. lalu aku mulai berusaha aku belajar dengan giat sebelum ujian kenaikan kelas ,dan hari itu tiba bahkan ulangan harian ku pun membaik seperti kimia ,matematika ,dan banyak masih. Ketika ulangan ada saatnya utuk membantu teman-teman yang kesulitan tak berpikir dia pintar atau enggak ,yup bahkan aku membantu teman yang mendapat ranking diatas ku ,namun aku mendapat ranking 12 .. aku kalah dengan teman ku ,aku berpikir kenapa aku dapat rank segini aja sebuah rasa yang tak terpuaskan “ah biarlah” ujar ku dalam hati lagi pula dari dulu aku tak pernah serius dalam belajar.

Di kelas XI-IPA 3 ,yup aku berhasil masuk ke kelas ini karena peningkatan yang mendadak ,dari awal aku sudah mengincar kelas ini sebab di sini gak bakalan ada siswa yang nakal maksud ku siswa yang nakal itu pasti nilai raport nya rendah begitulah pikir ku “bodoh!” ,semuanya demi diri ku sendiri kah?
Ketika pembagian raport aku gak peduli mau dapat berapa aku hanya berusaha “s-e a-d-a-n-y-a” tanpa banyak pikir. “eh fidz kamu dapat nilai tinggi gimana bisa kamu dapat nilai begitu” aku terkejut ada yang bilang begitu seharusnya mereka bisa lebih tinggi dari pada aku ,yup itu gak berselang lama aku sudah tau itu karena aku jarang sekali serius bahkan ketika ada yang suka pada ku ,jadi apa yang membuatku bertahan aku ingin tau apa jawabannya ? ..

Aku adalah manusia yang bodoh ,selalu gugup ,tidak lancar berkomunikasi ,hobi bermain game dan berencana membuang temannya sendiri .. apa yang aku pikirkan hanya demi diri sendiri tak lebih ,hmm cahaya yang ku lihat ketika aku memejamkan mata kini mulai pudar diantara gelapnya diri ini ,tak seperti cahaya pada umumnya yang ini begitu indah dia bersinar diantara kegelapan tanpa mengganggu siapa yag melihatnya ,dia bersinar tanpa menyilaukan bagaikan bintang-bintang ,aku melihat 5 warna yaitu putih ,ungu ,biru ,hitam ,dan warna kesukaan ku hijau mereka terlihat seperti bintang pada umumnya ,yang lebih sering putih dan hitam , bahkan hitam pun dapat mengeluarkan cahaya .. entah apa ini halusinasi atau apa tapi aku sudah sering melihatnya .. mungkin itu bagian dari diriku ya.. haha

Mungkin sebaiknya aku perlu memperbaiki sifat ku ini ,aku pikir akan lebih mudah membayangkan kalau ini merupakan awal dari perjalanan ku ,seperti cewe idaman ku di anime ,bodoh ,baik hati ,selalu semangat ,dan ceria ,jika ada cewe seperti itu hadir dihidup ku mungkin kehidupanku akan berubah total haha aku ini benar-benar bodoh ya mana mungkin aku menemuinya .. pasti ,yang lebih penting aku perlu memperbaiki sifatku karena aku tak ingin menyiakan seseorang lagi pergi karena ulah ku ,aku akan serius !!

tak perlu menjadi seperti mereka tapi jadilah engkau yang bisa mereka butuhkan .. kemudian jangan lupakan .. pria bodoh ini ..  maaf ya semuanya . . . aku selalu mangacaukannya ..

*end