Minggu, 18 November 2018

Tentang Blog dan Karakter Labil

Hey! hey!

Adakah diantara kalian para pembaca yang penasaran atau kurang paham tentang tiga dasar karakter labil yang aku buat sepanjang puluhan episode ini?
hihi.. kurasa kagak ada.. tapi ya aku hanya kepengen memperjelas aja agar para pembaca gak gagal paham.
Kalian tahukan si Monster Labil itu susah dipahami jalan pikirnya, kasus terparahnya sebagian ada yang menganggap aku orang aneh wkwk.. ya iyalah
Btw pertama-tama aku akan menjelaskan tentang blog-ku dulu agar penjelasannya nanti lebih terperinci.
Baiklah tanpa memperpanjang basa basi-

*Tujuan Blog?

-Awalnya aku membuat blog-ku karena ikut-ikutan teman sekolah gua si Raga makanya posting blog gua gak bermutu. Pas baca ulang jadi malu-malu sendiri, sumpah gak berfaedah ahha. Aku hapus aja blog pertama gua dan bikin baru lagi. Sebagai bahan kerja ulang aku mengambil satu episode dari blog pertama yaitu Enchanted. Terlintas kalau cerita pengalaman pribadi emang bisa dijadikan bahan blog dan sampai sekarang blog gua hanya sebagai tempat curhat wkwkw.

*Nama blog yang aneh?

-Wkwk pas sekolah aku sering bertingkah gak jelas makanya Labil pas banget buat julukan gua dan nama blog. Kemudian Monster hanya sebagai tambahan pemanis doang biar lebih mengekspresikan diri gua.
Fakta tentang Nama blog gua, lebih duluan ada sebelum karakter labil ku sadari. Hoho jangan remehkan kekuatan insting Ferguso haha.

*Konsep blog yang aneh?

-Iyap soalnya gua bikinnya asal-asalan jadinya gitu dah. Haha asalkan bisa dibaca.
*Gaya penulisan yang aneh?
Ya ya namanya juga kurang pengetahuan tentang pelajaran B.indo seperti tema, judul, gaya bahasa, meletakkan tanda baca dan lain-lain. Bisa dilihat aja bedanya dari episode 1 sampe sekarang gimana perubahannya.
Faktanya, aku menulis cerita sesuai suasana hati makanya ceritanya sulit dipahami. Dan aku suka teka-teki hehe..

*Kisah blog gua genre-nya apa sih?

-Semua genre asalkan ada makna atau pelajaran yang bisa dipetik.

*Harapan bikin blog ini?

-Tidak ada. Tapi ya kadang sekali-kali ada perasaan senang bila pengunjung bertambah.

Zheill: jangan lupakan tujuan asli kita... tu wa ga-
karakter sempurna oyeyy!!!

==========

Oke itu aja sedikit informasi tentang blog gua, pertanyaan-pertanyaan diatas mungkin sudah mewakili semuanya.
Selanjutnya, tentang si Monster Labil.

Bermula dari teman-teman yang memanggilku aneh karena memang tingkahku yang kurang jelas. Ya gejala awal dari tidak seimbangnya pendirian yaitu plin-plan dengan pilihan sendiri.
Untuk bisa menyelesaikan semua pertanyaan misteri dunia ini aku berusaha mengubah cara berpikirku dengan kalimat
"semua kemungkinan bisa saja terjadi"
Tapi tetap mempertimbangkan keseimbangan sebab akibat dan hal lain yang mempengaruhi. Jadi pilihan yang telah aku pilih akan selalu memiliki kekurangan, kecacatan dan ketidak sempurnaan. Di sana akan selalu ada jawaban yang jauh lebih baik dari sekarang.

Pernah aku berdebat kecil dengan Bu Leni ketika sekolah dulu. Hanya masalah kecil tentang suka atau tidaknya ujian yang diundurkan.
Bu Leni dan teman sekelas sama-sama sepikiran kalau mereka tidak suka saat ujian diundurkan. Tapi beda denganku, aku malahan suka kalau ujian diundurkan dan tiba-tiba saja aku kelepasan bicara.
Bu Leni bertanya kenapa malah suka? dengan suara yang sopan untuk menanggapi murid misterius yang belum ia kenal ini.
Aku menjawab
"karena kita bisa belajar lagi"
Betul, kataku dalam hati seakan-akan lebih baik buat kita yang belum siap diberi waktu tambahan untuk belajar lagi.
Bu Leni membalas katanya semangat kita yang sudah siap membara untuk perang tiba-tiba malah ditunda jadinya semangat akan menurun, sangat tidak baik untuk kondisi.

Apakah kita memang harus bisa selalu siap menerima tiap konsekuensinya?

Permasalahan ini adalah kenapa semangat dan tambahan waktu dapat merubah hasil yang akan kita perbuat? Aku setuju saja kalau semangat itu sangat bagus tapi dengan tambahan waktu kita bisa melakukan hal yang belum kita perbuat, misalnya mengoreksi kesalahan, mempelajari ulang dll. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan dengan tambahan waktu. Masalah semangat, kita bisa saja memotivasi diri sendiri nanti. Yang membuat hatiku tergerak untuk menggugurkan pendapat Bu Leni adalah pada bagian siapnya diri melawan hal yang belum diketahui.
Mustahil..
Tidak ada yang pernah siap karena akan selalu ada jawaban yang jauh lebih baik dari sekarang. Itulah yang ingin ku katakan tapi sayangnya saat itu aku belum bisa menjawab karaguan hatiku ini.


Pemikiran yang berbeda dan banyaknya keraguan hati membuatku dilema. Tanpa sadar diriku, hatiku, melangkah tanpa arah mengharapkan sebuah jawaban yang pertanyaannya saja belum pernah muncul dalam benak.
Bimbang..
Karakter baru yang tercipta sebagai jawaban untuk menutupi banyaknya kelemahan diri.
Karakter baru yang telah ku dapat dari hadiah banyaknya permasalahan hidup, menyadarkan ku bahwa yang salah bukanlah masalah namun kekurangan diri ini. Karakter baru terlahir memiliki sifat, sikap, kemampuan, pemikiran dan ekspresi masing-masing.
Layaknya orang asing ketika aku masuk ke dalam karakter lain.
Aku memiliki tiga karakter.
Pertama aku yang asli dengan panggilannya Hapis.
Kedua Beater dan terakhir Zheill.
Panggilan tersebut hanyalah sebagai julukan, membedakan siapa diri ini ketika emosi tersendiri memicu munculnya karakter-karakter di atas. Respon dari dua karakter baru selalu buruk. Ya jelaslah karena masalah itukan masalah, merepotkan, menyakitkan. Karakter lain terlahir sebagai penutup kekurangan jadi responnya entah marah atau sedih. Kalau yang goblok kagak sadar diri itukan Hapis.
Hapis: woyyyyy!!!

Kemunculan karakter baru memperparah kelabilan ku.
Satu hal yang pasti yang aku ingat bahwa agama juga bagian terpenting dalam kehidupan ini. Mulai hijrah dan mendapatkan cukup banyak pengetahuan, memperbaiki diri dan bertekad akan lebih baik lagi. Aku sadar kalau karakter baru itu untuk menutupi kekurang diri namun karena karakter tersebut terlahir dari sebuah masalah jadinya banyak dari dalam karakter itu memiliki sisi negatifnya.

Amarah dan kesedihan..
Pembangkang dan penyendiri..
Buas dan tak berperasaan..

Aku terlalu bangga dengan karakter baru yang masih belum terasah. Akibatnya penyakit hati semakin banyak, masalah pun tetap menyulitkan ku.
Kalian tahu tak selamanya aku ingin seperti ini.. jadi untuk menjadi lebih baik lagi tentunya aku harus membuang tiap sisi negatif dalam diri ini maupun karakter baru.
Mengungkapkan jati diri, keraguan hati, obsesi, cinta dan lain-lain yang mungkin saja akan memberi ku pelajaran hidup. Sampai akhirnya aku bisa menyatukan semua karakter dan menjadi diriku yang sesungguhnya. Tanpa ada kelabilan dan sifat buruk.

Ini dia informasi tentang karakter labil
ululylulul~

==========
°Nama Julukan: Hapis
°Warna: Hijau
°Pemicu: hal menyenangkan
°Sifat: polos, mudah senang, mudah percaya, kekanakan, simple dan sederhana
°Kesukaan: game dan alam
°Kemampuan: insting, Speed Force, cepat belajar(ketika suka), kharisma dll.
==========
°Nama Julukan: Beater
°Warna: Merah
°Pemicu: marah, ketidak adilan
°Sifat: sombong, buas, baik(adil), pemarah, pendendam, tidak suka bergaul, tidak mudah menyerah
°Kesukaan: Bela diri
°Kemampuan: Heart Beat, pedang bermata dua, last breath, radar, beast aura, pain killer, pengamatan dll.
==========
°Nama Julukan: Zheill
°Warna: Biru malam
°Pemicu: kesedihan dan ketenangan
°Sifat: kalem, mudah tersinggung, terpercaya(khusus), misterius, penyendiri, tidak percaya diri, tidak suka ikut campur
°Kesukaan: belajar dan berpikir
°Kemampuan: logika, hipnotis, menyeimbangkan dll.

Terimakasih sudah baca tentang kisah kelabilan saya ahaha...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar