Jubah Kegelapan
Hem
bagaimana kalau aku terjun ke kegelapan maksud ku bertindak menyimpang ,gak gak
mustahil. Aku selalu mendiskusikan ini di dalam kepala ku bagaimana dan
bagaimana jika halnya aku bukan seperti yang ku bayangkan ,sebetulnya aku menginginkan
sesuatu sehingga aku berbuat nekat seperti ini tapi sebelumnya jika aku
melakukan sesuatu aku pasti memikirkan resikonya ,begini dan begini. Namun
keputusan ku sudah mutlak aku akan melakukannya ketika aku mau saja .. agar aku
bisa menepatkan tujuanku dengan benar ,sebelum aku jatuh aku akan memastikan
bahwa aku harus ingat tujuan utama ku. Dan begitulah aku berjanji dengan diri
ku sendiri .. kapan itu aku tidak ingat ?
Aku tersesat
..
Di sekolah
saat Tryout ke dua ,aku duduk di tempat duduk ku sambil melihat keluar jendela
,aku merasa banyak sekali hal yang rumit dikehidupan ku seperti saat pertama
aku mendaftar sekolah di SMA ini ,bagi manusia yang hanya tahu kesenangan dia
akan merasa kehidupannya itu cepat “ah gak terasa udah mau lulus” begitulah ..
aku pun waktu SMP juga begitu. Aku mengdipkan kedua mata ku lalu berfokus pada
objek yang tak asing buatku yaitu sebuah pohon ,hanya saja agak berbeda ,kata
“tak asing” kali ini ku tunjukan pada pohon itu karena aku sering melihatnya di
dalam kepala ku ,dan baru kali ini aku melihat yang sesugguhnya .. yang nyata ,tangkainya
coklat hitam .. daunnya hijau dan banyak ,agak berliuk bentuk pohonnya ,dan
terlihat segar setelah diguyur hujan .. aku merasa ingat banyak hal.
“fidz kamu
belajar gak?” nanya ke aku ,lalu aku jawab “enggak” sambil merasa santai
,begitulah aku .. sudah cukup aku gak niat belajar itulah ungkapan hatiku
walaupun dipaksa hati ini tak bisa lagi bergema seperti ada bongkahan es yang
menyelimutinya.
Hari
berlangsungnya tryout aku tidak bisa menjawab soal matematika kemudian aku
panik ,aku pun berharap pada teman ku tapi apa daya dia gak pedulikan aku ,aku
mencoba menenangkan pikiran ku .. yah inilah akibat jika gak belajar ,masalahnya
aku merasa marah pada teman yang gak pedulikan ku tadi , kenapa? .. aku
pikirkan saat itu juga .. hem buat apa aku marah ku rasa itu tidak ada artinya
,tujuan pertama sudah aku capai.
Kembalilah
kami keruangan kali ini adalah pelajaran Bahasa Inggris ,entahlah apa aku masih
bisa tenang seperti tadi ,mulailah tryout nya .. berselang satu jam, hup hampir
selesai syukurlah aku agak bisa Bahasa Inggris ,lalu terkejutlah aku mendengar
suara yang gak asing buatku ,dia .. teman yang gak pedulikan aku tadi mau minta
jawaban dengan ku ,aku berpaling kebelakang dan memahami isyarat dia ,mah gitu
aja aku juga gak peduli sama pelajaran ,lalu ku beri jawaban ku .. sampai dia
puas.
Ketika aku
bergegas mau pulang dia datang menghampiri ku dan menjelaskan kenapa dia gak
bisa beri jawabannya untuk ku tadi .. masalah waktu dan sudah ada yang ingin
meminta jawabannya adalah faktor kenapa dia bertindak begitu ,aku sudah kenal
dia dan beranggap bahwa aku ini hanyalah sebuah beban untuknya tapi kenapa ia
menaruh harapan pada aku apa karna aku hebat dalam pelajaran Bahasa Inggris ,manusia
itu kadang bertindak tidak logis ,tidak ada kunci yang pas agar lepas dari hal
itu walaupun begitu sebagai diriku aku tetap memaafkannya berdasarkan
pengalaman yang ku pelajari selama ini .. jika aku bertindak tidak logis itu
artinya aku akan membencinya .. selamanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar