Saat ini aku
adalah seorang pengangguran yang tak punya pekerjaan dan tak punya tujuan ,yang
ku pikirkan kini hanyalah membantu nenek ku di rumah seperti mencuci piring
,mencuci pakaian dan keperluan lainnya. Aku selalu berpikir akan melakukan yag
terbaik namun apa daya tak ada hal yang membuatku bangga bahkan aku berencana
untuk tidak berteman dengan teman satu sekolah ku lagi .. entah dari mana niat
itu berasal ,yang pasti ada tujuan tertentu ,bukan lupa ingatan .. hanya saja
setiap saat setiap hari aku bisa menjadi seseorang yang aku mau .. jahat ,baik
.. yang aku lihat dari semua perbuatan ku hanyalah keuntungan baik dan terpikir
“buanglah teman mu demi teman mu” begitulah .. terdengar aneh kan.
Aku tidak
memiliki sahabat yang dapat mempercayaiku ,bukan ,aku hanya belum
mendapatkannya , “bagaimana dengan Nisa ,ia selalu berbaik hati dengan mu” maaf
aku sudah mengacaukannya sekarang dia sudah tak mempercayaiku , “bagaimana
dengan Abdi ,ia teman semasa kecil mu” hm dia punya jalannya sendiri ,dia agak
pendiam tak bayak bicara namun luar biasa dalam menahan emosi jika soal
persahabatan dia tak terlalu memikirkannya , “kalau begitu bagaimana dengan
Yahya ,ia selalu baik kepada temannya” hm ku pikir akan sulit soalnya dia
selalu punya kerjaan .. yah bisa dibilang pekerjaan yang menurutnya
menyenangkan , “jadi kenapa tidak seperti mereka”
Dulu ketika
aku masih berada di Sekolah Dasar aku lah yang paling bodoh dari pada
teman-teman sekelas ku dapat nilai tiga ,nol dan banyak masih lembaran tugas
jelek ku ,aku tak mempedulikannya ,yup yang aku tahu saat itu hanyalah
bersenang-senang tak peduli dapat berapa nilai tugas ku dan lulusnya aku
merupakan sebuah keberuntungan. Pendaftaran SMP ,yup aku mendaftar di SMP 1
Tanjung ,aku terkejut sekali saat melihat banyak siswa dari segala sekolah mendaftar
disini melihat Nadia juga mendaftar di sini membuatku cukup terkejut mungkin
karena di sini ada kelas akselerasinya ,aku pikir pintar itu perlu juga ya
bukan seperti aku yang hanya mementingkan kesenangan. Terkejut aku saat ibu ku
khawatir kalau aku tidak lulus pendaftaraan ,lalu aku menghampiri ibu ku dan
bilang “tenang aja ma aku pasti lulus kok” ,tapi sayang aku hanya lulus di SMP
1 Tanjung dan mendapat nilai 80 atas ujian tertulisnya ,yah gak papa lah dengan
bangga aku pamer ke ibu ku.
Akan tetapi
aku tetap tak mempedulikan soal pelajaran bahkan aku terpaksa masuk eskul “English day” karena aku mengikuti
Bayu teman SD ku yah mau gimana lagi aku gak punya tujuan. Aku pikir hidup ku
akan fatal berakhir soalnya separuh anggota English day dari murid akselerasi
,hehe fatal dah ,yang aku perhatikan saat itu hanyalah Bayu bagaimana ia bisa
hebat berkomunikasi dengan murid akselerasi ,yah mungkin tempat ini hanya buat
orang pintar aja .. kemudian aku hanya fokus pada diri ku sendiri “bagaimana
caranya pulang” aku tak peduli belajar apa aku di sini.
Memasuki SMA
aku agak berbeda aku mulai sedikit peduli soal pelajaran ,yah itu hanya sebuah
tugas aja ,yang lebih penting aku bertemu dengan banyak orang di sini yang
berbeda sifat ,aku tetap kurang peduli soal pelajaran hingga suatu ketika aku
ikut bergabung dengan klub karate aku mendapatkan fokus ku ,ingataku menjadi
kuat karena karate mengajarkan bayak hal .. mungkin .. lalu aku mulai berusaha
aku belajar dengan giat sebelum ujian kenaikan kelas ,dan hari itu tiba bahkan
ulangan harian ku pun membaik seperti kimia ,matematika ,dan banyak masih.
Ketika ulangan ada saatnya utuk membantu teman-teman yang kesulitan tak
berpikir dia pintar atau enggak ,yup bahkan aku membantu teman yang mendapat
ranking diatas ku ,namun aku mendapat ranking 12 .. aku kalah dengan teman ku ,aku
berpikir kenapa aku dapat rank segini aja sebuah rasa yang tak terpuaskan “ah
biarlah” ujar ku dalam hati lagi pula dari dulu aku tak pernah serius dalam belajar.
Di kelas
XI-IPA 3 ,yup aku berhasil masuk ke kelas ini karena peningkatan yang mendadak ,dari
awal aku sudah mengincar kelas ini sebab di sini gak bakalan ada siswa yang
nakal maksud ku siswa yang nakal itu pasti nilai raport nya rendah begitulah pikir
ku “bodoh!” ,semuanya demi diri ku sendiri kah?
Ketika
pembagian raport aku gak peduli mau dapat berapa aku hanya berusaha “s-e
a-d-a-n-y-a” tanpa banyak pikir. “eh fidz kamu dapat nilai tinggi gimana bisa
kamu dapat nilai begitu” aku terkejut ada yang bilang begitu seharusnya mereka
bisa lebih tinggi dari pada aku ,yup itu gak berselang lama aku sudah tau itu
karena aku jarang sekali serius bahkan ketika ada yang suka pada ku ,jadi apa
yang membuatku bertahan aku ingin tau apa jawabannya ? ..
Aku adalah
manusia yang bodoh ,selalu gugup ,tidak lancar berkomunikasi ,hobi bermain game
dan berencana membuang temannya sendiri .. apa yang aku pikirkan hanya demi
diri sendiri tak lebih ,hmm cahaya yang ku lihat ketika aku memejamkan mata
kini mulai pudar diantara gelapnya diri ini ,tak seperti cahaya pada umumnya
yang ini begitu indah dia bersinar diantara kegelapan tanpa mengganggu siapa
yag melihatnya ,dia bersinar tanpa menyilaukan bagaikan bintang-bintang ,aku
melihat 5 warna yaitu putih ,ungu ,biru ,hitam ,dan warna kesukaan ku hijau mereka
terlihat seperti bintang pada umumnya ,yang lebih sering putih dan hitam ,
bahkan hitam pun dapat mengeluarkan cahaya .. entah apa ini halusinasi atau apa
tapi aku sudah sering melihatnya .. mungkin itu bagian dari diriku ya.. haha
Mungkin
sebaiknya aku perlu memperbaiki sifat ku ini ,aku pikir akan lebih mudah
membayangkan kalau ini merupakan awal dari perjalanan ku ,seperti cewe idaman
ku di anime ,bodoh ,baik hati ,selalu semangat ,dan ceria ,jika ada cewe
seperti itu hadir dihidup ku mungkin kehidupanku akan berubah total haha aku
ini benar-benar bodoh ya mana mungkin aku menemuinya .. pasti ,yang lebih
penting aku perlu memperbaiki sifatku karena aku tak ingin menyiakan seseorang
lagi pergi karena ulah ku ,aku akan serius !!
tak perlu
menjadi seperti mereka tapi jadilah engkau yang bisa mereka butuhkan ..
kemudian jangan lupakan .. pria bodoh ini ..
maaf ya semuanya . . . aku selalu mangacaukannya ..
*end
Tidak ada komentar:
Posting Komentar