Selasa, 29 Januari 2019

Kecanduan

Biasanya kalau air sungai dalam pasti yang paling antusias mau memancing ialah bapaknya Ira. Yang paling hebat mancing juga dia. Sulit rasanya bisa menang jumlah melawannya. Ya~ soalnya aku ini pas-pasan aja dalam segala hal. Kecuali aku mau memakai kemampuan perfect ability untuk meningkatkan semua stats. Tapi.. Itu pun perlu syarat ha ha haa..
Ah ini bukan soal menang. Sekarang ini paknya Ira sedang kecanduan internet!
Serius! ini masalah!
Tiap kali datang ke jembatan cuman main hp doang. Tidak ada lagi semangat membara dalam dirinya mau memancing ikan rival yaitu ikan Sanggang.
Apakah sudah berakhir masa-masa semangat kita bertarung dengan ikan Sanggang!? *uhh..
Beater: Heboh banget..
Memang sih ikan-ikan yang besar belum banyak karena ini baru musim penghujan. Yap, masalahnya ikan-ikannya. Jika sudah banyak ikan besar mungkinkah paknya Ira mau memancing lagi dan melupakan internet?

Aku khawatir dia sudah tua seharusnya diumur segitu memperbanyak beribadah bukannya- Ah sial! lagi-lagi aku menilai dan melihat kepribadian orang lain. Tak boleh. Belum tentu tiap orang tidak memiliki kelebihan. Iyap, aku beda dengannya. Mungkin dengan menafkahi anak-anaknya atau apakah itu yang belum terlihat di mataku bisa jauh bernilai dibandingkan dengan perjuanganku selama ini.
Huftt.. fokus ke diri sendiri saja.

*ekhemm!
Batuk? kenapa pak Ira batuk-
"Kalau gak mengakui aku sebagai Allah.. maka aku  akan bilang pada air laut..-" dari hp pak Ira
Eh? Yo*tube kah yang sedang dibuka pak Ira???
Jadi batuk tadi sengaja sebagai kode untuk menarik perhatianku agar mendengarkan suara dari video yang dimainkan pak Ira.. Eh?!!! apa aku salah dengar?
Uhh.. masih ada aja yang mengaku Allah. Ya ampun geregetan pengen menyadarkan orang kek gitu dengan kekuatan. Misalnya dengan kekuatan gravitasi supaya dia berlutut lalu bilang
"gimana gak bisa bergerak kan?.. kalau kamu gak bisa bergerak dengan kekuatan yang secuil ini bagaimana bisa kamu jadi Tuhan?"
Dan dia pun ter- Ahh!..
Belum!.. itu sama saja menyombongkan diri. Hanya sekitar 30% saja peluang yang bisa membuatnya sadar diri. Lagian gak bakal mau seseorang yang memiliki sifat sombong diri mendengarkan kalimat dari si sombong juga. Ya~ soalnya kata-kata yang keluar dari mulutnya mengandung sifat tinggi diri. Aku ini hebat dan kuat.. gitu.
Menyadarkan seseorang karena ingin imbalan sangat sangat kurang tepat, tak bernilai sama sekali.

"-aku akan bilang pada air laut.." lagi dari hp pak Ira
Lol.. kenapa diulang-ulang?
Ahaha males aku menanggapinya. Mending diam. Aku gak perlu menanggapi hal kek begituan. Iya benar juga. Buang-buang tenaga. Mendingan belajar atau beribadah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar