Kali ini aku
mencoba daftar ke BLK atau balai latihan kerja, soalnya ada beberapa factor
yang membuatku terdesak yah bisa dibayangkan kalau kamu pengangguran dan cuman
diam di rumah ya umpamanya begitu sih. Sesampainya di BLK aku memparkirkan
kendaraan ku di dekat mobil dan meletakan helm, aku berpikir disini gak bakalan
ada malingkan??.. di depan ruang pendaftaran aku kaget yang jaga cewe semua “gile
gua gugup vrohh” tetapi kok sepi sekali, apa mungkin aku terlalu cepat
mendaftar. Setelah selesai gua bener-bener lega soalnya tadi gua membuat
kesalahan masa mau nulis tahun kemaren sih kan konyol, aku pikir 1 tahun gua
bertapa di rumah demi mendapatkan kekuatan dari cakrawala hilang begitu saja
setelah duduk berhadapan ama cewek-cewek, oh.
Sekarang
hanya menunggu hari tes saja itu artinya aku bisa bermain game, “oh sayang aku
kembali” ngelus laptop, eh? Handphone ku bunyi oh ada sms dari Helda, dia nanya
sudah masuk BLK belum?, aku menjawab sudah daftar tinggal tes saja lagi lalu
dia membalas yang isinya menyuruhku untuk belajar, dalam hatiku emang lu ibu
gua bahkan ibu ku saja dulu jarang menyuruh ku belajar sampai kelas 1 sma ibu
ku tak di sini lagi, bukan berarti aku tak suka karena ada seseorang yang
perhatian tapi aku pikir diriku bukanlah tempatmu untuk berharap, aku tak
membalas sms-nya lagi. Di hari test seperti biasa aku gugup dan banyaknya orang
yang tak ku kenal, ya itu wajarlah, tiba-tiba saja aku terkejut “weh Takim”
teman sekampungku nama lengkapnya Luthful Hakim yah lebih tepatnya teman semasa
kecilku, sifatnya yang jarang bergaul membuatku bingung, “pake sifat yang mana
ya buat nanggapinnya?” tapi itu tak terlalu penting juga soalnya kami tak terlalu akrab.
Di ruangan
tes aku terkejut soal tesnya hanya 30 dan juga tak ada tes lainnya lagi, tahun
kemarin padahal ada, soal umum ya hemm disebabkan aku tak belajar aku hanya
bisa menggunakan instingku untuk menjawabnya dan juga ke jujuran, “fidz elu
daftar kejuruan computer ya?” Tanya Takim, “iya emang kenapa” balas ku sambil hadap
kesamping, “saingannya berat” what kalau sampai Takim bilang begitu mah gua gak
bisa apa-apa lagi ya karena Takim itu orangnya pintar kalau di ukur sama aku
mah gile. Di hari pengumuman kelulusan gua berpikir kalau tingkat kelulusan ku
tipis bukan rendah lagi, kalau berpikir soal takdir aku memang percaya apalagi
soal roda kehidupan, ya aku pun percaya kalau di masa depan nanti aku tak aka
bisa bersantai seperti ini lagi, hanya sebuah firasat. Melihat yang lain
berkumpul aku juga ikut, pastinya itu adalah pengumuman hasil tes dan melihat
nama ku tidak ada dihasil tes kejuruan computer aku tak terkejut, kalau
dilihat-lihat dari kejuruan yang lain masih ada yang kosong anggotanya, dalam
satu kejuruan ada 16 orang mah aku pindah aja ke Instalasi Listrik.
Kalau memang
takdir ku di BLK ini kira-kira apa yang terjadi nantinya ya, yang lebih penting
aku gak ingin terlalu menonjol disini, kalau sampai ada cerita cinta juga gua
gak mau, jangan terlalu mudah menganggap seseorang sebagai teman, dan juga dan
juga .. hmm ... oh iya gua nulis pindah ke kejuruan apa tadi ?? heh kan gua
maunya Installasi Listrik kok malahhhh…. LAS LISTRIK .. gile… aaa…
*fight…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar